Kam. Sep 19th, 2019

Korban kasus penganiyaan meminta keadilan “Hukum”

Korban kasus penganiyaan meminta keadilan hukum

Berita3News.com

Cibinong – Bogor

Kasus penganiayaan yang telah menyebabkan korban koma selama empat hari di rumah sakit, pengeroyokkan yang dilakukan oleh Hayatul Farid alias Farid berserta temanya yang di terjadi di Kecamatan Rumpin Kampung Duku Malang RT. 05/01 Desa Rabak.

” Muhammad Aji Nursalam, yang merupakan korban dari kasus penganiayaan tersebut, akhirnya mendapatkan keadilan dengan dilangsungkannya agenda panggilan sidang pertama memberikan kesaksian namun di tunda oleh majlis hakim atas kasus yang menimpa dirinya di Pengadilan Negeri Cibinong (PN) kabupaten Bogor

Melalui tim kuasa hukumnya dari Lembaga Bantuan Hukum (LBHT) Tosa, yang di wakil kan oleh Ruby Falahadi selaku penerima kuasa dan rekan di LBHT menceritakan bahwa kliennya merupakan korban keganasan hayatul farid alias Farid dan teman teman nya yang melakukan pengeroyokan yang berdomisili warga Kecamatan Rumpin sampai yang main hakim sendiri yang berawal dari kesalah pahaman.

Menurut Ruby, seharusnya dimulainya agenda persidangan agenda sidang mendengarkan kesaksian korban maupun saksi yang mendengarkan dan melihat serta yang merasakan di tunda atas permintaan kuasa hukum tersangka di karenakan keberataan atas penetapan klien sebagai tersangka dan sekarang sudah menjadi terdakwa ,ini merupakan titik balik dari edukasi yang ingin dia berikan kepada para warga yang sudah menghakimi kliennya tanpa sebab, agar tidak lagi main hakim sendiri. Menurutnya, kliennya yang sempat koma tersebut dikeroyok oleh kurang lebih 25 orang. Walaupun pihak kepolisian hanya menetapkan satu tersangka atas nama Hayatul farid, tetapi masih ada lima orang lagi yang saat ini masih dalam pencarian pihak kepolisian Sektor Rumpin.

“Disini klien saya hanya mencari keadilan atas apa yang telah ia dapatkan. Ini juga menjadi pembelajaran bagi para warga agar jangan sekali-kali main hakim sendiri,” katanya kepada media, saat ditemui di Kantor Pengadilan Negeri Cibinong, kemarin.

Sidang pertama yang membahas pokok perkara, menurutnya berjalan kondusif, walaupun di tunda permintaan kesaksian oleh majlis hakim, penasehat hukum terdakwa meminta agar sidang ditunda karena keberatan ada rangkaian penetapan sebagai tersangka ataupun penahanan kliennya oleh pihak berwajib. Tutur penasihat hukum korban meminta yang sudah saat ini terapkan sebagai tersangka yang masih menjadi Daftar Pencarian Orang (DPO) oleh pihak kepolisian di tangkap dan di jadikan tersangka.

“Kami juga berharap DPO tersebut tertangkap semua. Tapi ya pengadilan harus tetap berjalan,” pungkasnya.

Dilokasi yang sama, korban pengeroyokan Muhammad Aji Nursalam, terlihat masih ketakutan saat di tanya oleh rekan rekan media karena telah mendapatkan perlakuan kurang manusia menjadi korban pengeroyokan. Setelah selesai persidangan, ia mengaku bahwa ia memang berharap kedepannya, tidak ada lagi korban seperti dirinya.

“Saya sendiri kaget saat mendapati diri saya bangun di rumah sakit. Saya sih berharap keadilan bisa ditegakkan,” tandasnya.

Reporter:

A.Hidayat

Kegiatan Pra TMMD Ke 106 Koramil 2108 Cariu Tanjungsari Hari Ke 4

Kegiatan Pra TMMD ke 106 Koramil 2108/Cariu Tanjungsari Hari Ke 4

Cariu,Tanjungsari

Berita3News.com

Kegiatan Pra Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD ) ke 106 hari ke 4 pada Rabu 18/ September / 2019 yang berlangsung di Kampung Babakan Kadu Desa Buanajaya Kecamatan Tanjungsari Koramil 2108/ Cariu/Tanjungsari Kodim 0621 Kabupaten Bogor sudah mencapai 10 % dalam kurun waktu empat hari kerja.

Di antara kegiatan tersebut yang di bawah komando langsung Kapten.Inf. Slamet Royadi ( Danramil ) Cariu ,Tanjungsari dengan kordinator lapangan di bawah arahan Letnan satu Inf.Marbun.

Pada kegiatan Pra TMMD hari ke 4 itu dengan sasaran pelaksanaan yang di kerjakan di antaranya dari titik awal sampai jembatan bambu dengan pemberian pasir batu (sertu ) sepanjang 50 meter , pengumpulan batu , pengupasan jalan di atas lapangan serta pembuatan jalan mobil dumm truk di samping jembatan bambu tersebut.

Dengan adanya kegiatan Tentara Manunggal Membangun Desa ini nampak antusias masyarakat sekitar dengan turut bahu membahu bergotong royong bersama berbaur menjadi satu , Dan kegiatan Pra TMMD ke 106 pada rabu 18/september/2019 berlangsung lancar dan aman.

Reporter:

RB

Boling Bupati Kabupaten Bogor

Bupati dan Wakil Bupati: BOLING, Di Kecamatan Cibinong

CIBINONG

Berita3News.com

Bupati dan wakil bupati kabupaten Bogor menyelenggarakan kegiatan Boling rutin setiap hari Rabu, Pada Rabu ini, (18/09) yang berlangsung di halaman Kantor Kecamatan Cibinong, didampingi oleh Camat Cibinong. dimulai acara pukul 09:15 WIB.

Alhamdulillah saya berdiri disini pertama kali sebagai Bupati Bogor, terimakasih atas dukungan dan semangat warga cibinong yang mempercayakan kepemimpinan daerah ditujukan kepada kami berdua, ade yasin sebagai bupati bogor dan wakil bupati Iwan Setiawan.

Terakhir disini saya menjabat sebagai Wakil Ketua Dewan( WaKetWan)Kabupaten Bogor Periode masa jabatan (2014_2019) ‘Kalotidaksalah’,” Kata Bupati Bogor, Ade Yasin, Dalam sambutannya, di Halaman Kecamatan Cibinong, Rabu, (18/09/2019)

Ade menjelaskan, Kegiatan Boling ini bergiliran, Pada hari ini Rabu, 18/09, seperti biasa kami saba warga di Kecamatan Cibinong, terletak di jalan Kayu Manis No 30 Kabupaten Bogor.

Kegiatan Boling ini kami menyapa warga, RT-RW, Kader Posyandu, Guru-Guru, semua Lapisan masyarakat termasuk Alim Ulama, disini kita bersilaturahim, tanya jawab, barangkali ada persoalan yang perlu disampaikan ke bupati dan disini tempatnya untuk menyampaikan aspirasi,” Terangnya

Dalam kesempatan kali ini, Camat Cibinong Bambang W. Tawekal mengatakan, persoalan pedagang kaki lima (PKL) banyak PKL yang berjualan di depan pusat perbelanjaan Cibinong.

“Saya berharap Bupati Bogor menindak penggunaan lahan pemerintah oleh warga,”kata bambang

sarana dan prasarana yang perlu dikembangkan. Sarana dan prasarana saya mohon kepada ibu untuk dikembangkan karena kita bersaing dengan pelayanan kesehatan yang dikelola swasta,” ungkap bambang

Selama berjalan nya acara Bolring, dari awal pembukaan hingga akhir acara berjalan dengan lancar, aman, damai dan pada Penutupan acara pada siang hari diadakan dengan undian doorprize

(RB/Ecal)

Koramil 2108/ Cariu Kodim – 0621 Kabupaten Bogor Laksanakan Giat Pra TMMD 106

Koramil 2108/Cariu Kodim 0621/Kabupaten Bogor Laksanakan Giat Pra TMMD 106

Tanjungsari – Bogor

Berita3News.com

Kegiatan Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) yang merupakan kegiatan rutin yang di laksanakan setiap tahunnya ,kegiatan Pra TMMD ini juga merupakan kegiatan pendahuluan sebelum dilaksanakannya TMMD 106 yang akan di laksanakan pada tanggal 2/Oktober/ 2019 yang akan datang.

Komando Rayon Militer ( Koramil ) 2108/Cariu Komando Distrik Militer (Kodim ) 0621 /Kabupaten Bogor melaksanakan kegiatan Pra TMMD 106 yang di laksanakan di Kampung Babakan Kadu Desa Buanajaya Kecamatan Tanjungsari Kabupaten Bogor, Selasa 17/September/2019.

Kegiatan pelaksanaan Tentara Manunggal Membangun Desa tersebut dgn koordinator lapangan Danramil Kapten Inf. Slamet Ruyadi, dibawah kendali Dandim 0621/Kab Bogor Letkol. Inf. ” Harry Eko Sutrisno SE, M,si., M,Tr ( Han ) dengan sasaran di antaranya, prapihan jalan, pengumpulan batu , dan pengupasan jalan sepanjang sekitar 1 kilometer.

Kegiatan Pra Tentara Manunggal Membangun Desa 106 tersebut juga juga melibatkan pelaksana teknis dan pengawas dari Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang ( Aji ) , Mandor Pekerjaan Umum ( PU ), serta tiga orang oprator alat berat sebagai bagian dari alat penunjang kegiatan TMMD 106.
(Kodim 0621/K.B/rb ).

Koramil 2108/Kodim 0621 Kabupaten Bogor Laksanakan Giat Pra TMMD

Koramil 2108 /Kodim 0621/Kabupaten Bogor Laksanakan Giat Pra TMMD.

Tanjungsari – Bogor

Berita3News.com

Kegiatan Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) merupakan kegiatan rutin yang di lakdanakan setiap tahunnya.

Kegiatan ini juga merupakan kegiatan pendahuluan sebelum kegiatan yang sesungguhnya akan di laksanakan pada tanggal 2/Oktober/ 2019 yang akan datang.

Komando Rayon Militer ( Koramil ) 2108 Cariu Komando Distrik Militer ( Kodim ) 0621 /Kabupaten Bogor melaksanakan kegiatan pra Tentara Manunggal Membangun Desa ( TMMD ) yang di laksanakan di Kampung Babakan Kadu Desa Buanajaya Kecamatan Tanjungsari Kabupaten Bogor selasa 17/September/2019.

Kegiatan pelaksanaan Tentara Manunggal Membangun Desa tersebut langsung di bawah komando Danramil Kapten Inf. Slamet Ruyadi, dengan sasaran di antaranya, prapihan jalan dan pengumpulan batu ,pengupasan jalan sepanjang sekitar 1 kilometer.

Kegiatan Pra Tentara Manunggal Membangun Desa tersebut juga di hadiri atau juga melibat pelaksana teknis ( Plt ) kolip Staf ter Kodim ,pengawas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang ( Aji ) ,Mandor Pekerjaan Umum ( PU ),serta tiga orang oprator alat berat sebagai bagian dari alat penunjang kegiatan tersebut.

Reporter:

RB

Banke Berkedok Koperasi

Berita3News.com

Problematika kemiskinan adalah biang keladi akar permasalahan yang kerap terjadi di tengah – tengah masyarakat kita.

Penyebab suburnya praktek – praktek rentenir yang berkedok sebuah badan usaha berupa BPR maupun koperasi dan sejenisnya kian subur kehadiranya di tengah – tengah masyarakat.

Masyarakat pada umumnya banyak menempuh jalan pintas dalam menyelesaikan kesulitan ekonomi dengan melakukan pinjaman uang kepada badan usaha, baik berupa BPR, maupun koperasi pinjaman, hal ini tentunya hanya akan menyelesaikan persoalan untuk sementara saja, namun akan menbulkan masalah baru yang akan dihadapi nanti

Fenomena baru di tempat saya tinggal. Di sini, orang-orang lebih memilih bank keliling jika sedang mengalami masalah keuangan untuk mengatasiasalah.

Tahukah anda bank keliling? Itu loh beberapa orang yang katanya dari koperasi simpan-pinjam yang siap sedia memberikan peminjaman. Jika dulu menyasar pemilik usaha seperti warung kini mereka sudah membidik mangsa baru yang merupakan target dari jeratnya menyasar kelingkungan. Kata lain adalah ibu – ibu rumah tangga.

Modus nya beragam yang ditawarkan kepada calon peminjamnya, dengan memberikan persyaratan yang mudah gak pake ribet, asal tahu di mana rumahnya, bank keliling pun menggelontorkan uang pinjaman.

Dengan alasan malu jika meminjam ke tetangga atau saudara, mereka memilih bank keliling ini. Masalah keuangan rumah tangga akan cepat teratasi karena tidak ada pemeriksaan berkas serta syarat anggunan.

Kemudahan yang ditawarkan membuat banyak ibu-ibu rumah tangga kepepet memilihnya. Selain gampang acc, pengembaliannya pun dicicil perhari. Misal nih yah, kalau kita pinjam 400.000 maka pengembaliannya dicicil 20 ribu perhari. Nah ringan kan tuh.

Namun 20.000 perhari itu dibayar selama 30 hari. Artinya total yang harus mereka bayar yang semula 400.000 menggendut menjadi 600.000.

Bukan cuma itu, sebelum diterima uang tersebut dipotong pula untuk admin dan katanya uang tabungan, sehingga sebetulnya tidak 400.000 yang penuh kita terima.

Banyak Ibu-ibu sebelah rumah yang tergoda dengan tawaran itu. Biasanya ada satu Ibu yang menjadi biangnya. Sukses sering meminjam, ibu tersebut jadi testimoni dan mempengaruhi Ibu rumah tangga yang lain.

Saya sampai pernah melihat 2 atau 3 orang ibu-ibu berkumpul di rumah seorang ibu yang saya perkirakan akan menjadi mediator pertemuan dengan bank keliling.

Karena cara pembayaran yang dianggap ringan dalam perhari sehingga bisa dianggap uang jajan, maka ada beberapa ibu rumah tangga yang memilih tak bilang pada suaminya. Pikir mereka, ah, urusan keuangan kan di tangan mereka, bisa lah diatur, namun pada gilirannya ibu – ibu banyak yang terjerat dengan hal ini, mengingat mudah nya proses persyaratan administrasi peminjamannya, sehingga tampa disadari banyak ibu – ibu melakukan peminjaman uang lebih dari 3 bahkan 5 koperasi yang telah di pinjamnya. Hal ini lah yang menjadi jerat bagi pelaku jasa peminjaman uang, sehingga jika yang awalnya hanya minjam 1 koperasi saja dengan kewajiban sebesar Rp. 20.000,- namun dikarenakan banyak melakukan peminjaman lebih dari 3 koperasi tentunya kewajiban pengembalian pinjaman ini akan menimbulkan masalah besar dalam rumah tangganya.

Pasalnya banyak kepala keluarga dalam hal ini suami lebih banyak tidak mengetahui bahwa istri – istri telah terjerat dengan bank keliling, dan tentunya akan menyebabkan gesekan dalam rumah tangganya.

Pertanyaannya bagaimanakah dalam menyelesaikan problematika ini?

Kepala lingkungan dalam hal ini pengurus lingkungan diasyarakat seperti RT/RW, harus lebih aktif dalam pengawasan kehadiran badan – badan usaha pinjaman ini yang berkedok berupa badan usaha koperasi dan sejenisnya, jika hadir dilingkungannya, bahkan peranserta pihak pemerintah baik tingkat Desa/Kelurahan dan tingkat Kecamatan, sudah saatnya harus melakukan pendataan akan kehadiran pelaku usaha jasa pinjam diwilayahnya.

Sudah seharusnya pihak Desa/Kelurahan dapat melakukan tindakan dalam mensterilisasi kehadiran bang – bank keliling dilingkungannya dengan melakukan kordinasi kepada pengurus lingkungan RT/RW, dalam membuat aturan izin operasional di wilayah tersebut dengan membuat surat permohonan dari badan usaha tersebut ke pihak Desa / Kelurahan untuk dapat melakukan oprasional jasa peminjaman tersebut, tentunya pihak pemerintah Desa/Kelurahan memberikan beberapa persyaratan yang harus di penuhi oleh pelaku jasa peminjaman uang tersebut diantaranya:

  1. Akte pendirian badan usaha
  2. Legalitas Kemenkumham
  3. Legalitas pengesahaan dinas koperasi
  4. Legalitas domisili kantor pusat
  5. Legalitas OJK Lembaga Otoritas Jasa Keuangan
  6. SIUP
  7. TDP
  8. NPWP
  9. Struktural pengurus koperasi
  10. Data – data anggota nasabah di wilayah masing – masing yang telah beroperasi.

Hal ini dipandang perlu guna menyikapi persoalan kehadiran bank – bank keliling yang berkedok sebuah badan usaha kerakyatan berupa koperasi, mengingat peran serta pengurus lingkungan merupakan pagar utama dalam pencegahan maraknya kehadiran bank – keliling tersebut di tengah – tengah masyarakat.

Penulis:

A.Hidayat

SDN.02 Pakansari berikan santunan anak yatim

SDN Pakansari 02 Beri Santunan Anak Yatim.

Cibinong,Berita3News.com

Sebagai bentuk kepedulian sosial ,sejalan dengan apa yang di tekankan serta di ajarankan NABI MUHAMMAD ,SWA untuk selalu mencintai dan memuliakan anak yatim.

Oleh karenanya bertepatan dengan tahun baru islam 1-muharam 1441 h dan 10 -muharam yang juga merupakan hari raya anak yatim,untuk itu setiap tahunnya baik perorangan ataupun lembaga yayasan berlomba-lomba dalam kebaikan untuk memberikan santunan kepada anak yatim.

Seperti yang di laksanakan Sekolah Dasar Negeri Pakansari 02 yang ada di kampung Curug Rt 07/Rw 12 Kelurahan Pakansari Kecamatan Cibinong Kabupaten Bogor.

Sebanyak 19 0rang anak yatim yang di santuni adalah peserta didik sekolah tersebut, santunan yang berlangsung jum’at 13/september tersebut di serahkan langsung oleh kepala sekolah Supandi,S.pd dengan di saksikan oleh dewan guru yang juga di hadiri , komite, orang tua peserta didik serta tokoh masyarakat sekitar sekolah.

“Tahun ini kita menyantuni sebanyak 19 orang anak yatim yang juga merupakan merupakan anak didik kita ,ini merupakan agenda rutin setiap tahunnya ,selain memang dalam rangka tahun islam dan hari lebaran anak yatim ,ini juga sebagai contoh dan pelajaran kita ,anak-anak didik kita bagaiman kita seharusnya saling membantu serta berbagi dengan sesama, apalagi ini juga ada dalam tuntunan agama kita seperti yang di titahkan oleh Kanjeng NABI MUHAMMAD,SWA bagi kita semua untuk mencintai dan memuliakan anak yatim ,”Ungkap Supandi ,S.pd pada Berita3News.com di ruang kerjanya. ( SDN PAKANSARI O2 ).
( rb/ecal ) .

Desa Sanja Kecamatan Cieteureup Realisasikan RTLH

Desa Sanja Kecamatan Cieteureup Realisasikan RTLH

Cieteureup – Berita3News.com

Program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) yang di terima dan di laksanakan oleh setiap Desa, di Kabupaten Bogor, merupakan program Bupati Bogor untuk membantu warga masyarakat miskin.

Rumah tinggal yang tidak layak huni, dapat dikategorikan dengan penilaian berdasarkan pada ALADIN (atap lantai dinding).

Seperti halnya dengan desa-desa yang ada di Kabupaten Bogor, Desa Sanja yang ada di jalan Bina Marga nomor 16 Kecamatan Cieteureup merealisasikan bantuan Rumah Tidak Layak huni sebanayak 12 rumah yang terbagi di beberapa titik dan di beberapa RT yang memang sudah di ajukan pihak desa .

Pembangunan rehab rumah tidak layak huni tersebut sudah di laksanakan pembangunannya dan sudah terealisasikan semuanya.

Hal tersebut di sampaikan sekertaris desa (Sekdes) Desa Sanja,” Hadi, kepada Berita3News.com di ruang kerjanya kamis 12 /September /2019 ,” Ya untuk program bantuan RTLH yang kita terima sebanyak 12 unit rumah warga penerima manfaat, sudah kita laksanakan, kita realisasikan , pekerjaannya sudah 100 % selesai , Warga penerima bantuan mengucapkan terima sekali kepada ibu Bupati yang sudah memperhatikan serta memberikan bantuan , dan semua berjalan lancar ,” Kata Hadi.
(rB/eCal )

3 Tahapan Memilih Calon Kepala Desa

3 – Tahapan Pemilihan Kepala Desa yang Perlu Anda Ketahui
Apakah masa jabatan Kepala Desa anda telah berakhir ? dan sekarang ingin melaksanakan pemilihan Kepala Desa serta anda belum memahami tata caranya ?

Seperti yang kita ketahui bahwa pemilihan Kades sekarang dilakukan secara serentak di setiap

Kabupaten/ Kota.Hal ini agar adanya penghematan biaya.

Walaupun faktanya , bahwa biaya pemilihan Kepala Desa saat ini dapat di bebankan

Anggaran Pendapatan Belanja Desa (APBDes ).

Namun,tidak jarang pula bahwa biaya untuk proses pelaksanaan lebih besar dari nilai yang kita rencanakan.

Tapi,tidak apalah !!!

Intinya,tujuan dari Pilkades ialah mendapatkan pemimpin

yang amanah dan mampu melayani masyarakat dengan ikhlas lahir dan batin.

Bukannya pemimpin yang hanya ingin memperkaya diri sendiri karena mereka tahu bahwa

sumber anggaran desa saat ini kan begitu besar.

Semoga saja tidak seperti itu ya !

Kembali ke topic diatas tadi bahwa tujuan anda berkunjung ke website updesa.com ialah

ingin mencari tahu sebenarnya bagaimana sih langkah pemilihan kepala desa yang sebenar-benarnya..

Namun,apakah anda sudah tahu bahwa aturan tentang pilkades sekarang ini sudah berubah ?

Bagi anda yang belum tahu tentang perubahan ini akan saya jelaskan dan bagi yang sudah memahami serta sempat membaca tentang aturan perubaha pilkades , semoga pengetahuan bertambah ya..

Jadi begini begini kronologisnya..

Pada tahun 2014 aturan tentang pemilihan kepala desa diatur dalam secara lengkap dalam Permendagri Nomor 112.

Namun sekarang aturan tersebut telah diubah kedalam Permendagri 65 tahun 2017.

Pertanyaan…

Kenapa mesti dirubah,memang aturan yang terdahulu ada yang salah.

Pertanyaan yang bagus !

Sesunggunya perubahan tersebut karena adanya perkara gugatan di Mahkamah Konsititusi.

dan salah satu yang mendasari gugatan ialah adanya pasal dalam Undang – Undang Desa Nomor 6 tahun 2014

tepatnya di pasal 33 huruf (g) bertentangan dengan Undang -Undang Dasar 1945.

Sehingga,perlu adanya perubahan untuk menyesuaikan dengan kebutuhan dan dinamika perkembangan yang sekarang.

Oleh sebab itu ,maka gugatan atas perkara tersebut di kabulkan yang tertuang dalam

Putusan Mahkamah Konstitusi dalam perkara Nomor 128/PUU-XIII/2015.

Lalu apa saja yang dirubah dalam Pemilihan Kepala Desa….

Dalam atura tersebut ada beberapa poin yang yang diubah…

Point 1 :
Bahwa saat ini calon kepala desa dapat berasal dari luar desa atau tidak harus berdomisi di desa setempat.

Artinya,

Bagi anda yang mempunyai keinginan untuk menjadi kepala desa di luar dari desa anda sekarang sudah bisa.

Asalkan,anda tetap memperhatikan apa saja syarat pemilihan kepala desa.

Point 2 :
Bahwa sekarang ini, untuk interval gelombang pemilihan kades diatur oleh Peraturan Bupati/Walikota.

Berbeda dengan yang dahulu,..

Kalau yang dahulu Interval gelombang pemilihanya paling lama 2 tahun ( Permendagri 112 )

Nah,itulah 2 point yang dapat saya jelaskan untuk lebih detailnya silahkan

Bagi anda yang belum memahaminya,berikut ini tahapanya :

== 1. Tahap Persiapan

Dalam hal ini meliputi :

≥ Pembentukan panitia pemilihan kepala Desa antar waktu oleh BPD

paling lama dalam jangka waktu 15 (lima belas) hari

terhitung sejak kepala Desa diberhentikan.

≥ Pengajuan biaya pemilihan dengan beban Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa

oleh panitia pemilihan kepada penjabat kepala Desa paling lama dalam

jangka waktu 30 (tiga puluh) hari terhitung sejak panitia terbentuk.

≥ Pemberian persetujuan biaya pemilihan oleh penjabat kepala Desa

paling lama dalam jangka waktu 30 (tiga puluh) hari

terhitung sejak diajukan oleh panitia pemilihan.

≥ Pengumuman dan pendaftaran bakal calon kepala Desa oleh

panitia pemilihan dalam jangka waktu 15 (lima belas) Hari.

≥ Penelitian kelengkapan persyaratan administrasi bakal calon

oleh panitia pemilihan dalam jangka waktu 7 (tujuh) hari,dan

≥ Penetapan calon kepala Desa antar waktu oleh panitia

pemilihan paling sedikit 2 (dua) orang calon dan paling

banyak 3 (tiga) orang calon yang dimintakan pengesahan

musyawarah Desa untuk ditetapkan sebagai calon

yang berhak dipilih dalam musyawarah Desa.

== 2. Tahap Pelaksanaan

Dalam tahapan pelaksanaan sendiri meliputi :

¤ Penyelenggaraan musyawarah Desa dipimpin oleh Ketua BPD

yang teknis pelaksanaan pemilihannya dilakukan oleh panitia pemilihan.

¤ Pengesahan calon kepala Desa yang berhak dipilih oleh musyawarah Desa

melalui musyawarah mufakat atau melalui pemungutan suara.

¤ Pelaksanaan pemilihan calon kepala Desa oleh panitia pemilihan

dan peserta musyawarah Desa melalui mekanisme musyawarah

mufakat atau melalui pemungutan suara yang telah

disepakati oleh musyawarah Desa.

¤ Pelaporan hasil pemilihan calon kepala Desa oleh panitia

pemilihan kepada musyawarah Desa, dan

¤ Pengesahan calon terpilih oleh musyawarah Desa

== 3. Tahap Pelaporan

Pelaporan sendiri meliputi :

∉ Pelaporan hasil pemilihan kepala Desa melalui musyawarah Desa

kepada BPD dalam jangka waktu 7 (tujuh) hari

setelah musyawarah Desa mengesahkan calon kepala Desa terpilih.

∉ Pelaporan calon kepala Desa terpilih hasil musyawarah Desa

oleh ketua BPD kepada bupati/wali kota paling lambat 7 (tujuh) hari

setelah menerima laporan dari panitia pemilihan.

∉ Penerbitan keputusan bupati/wali kota tentang pengesahan

pengangkatan calon kepala Desa terpilih paling lambat

30 (tiga puluh) hari sejak diterimanya laporan dari BPD, dan

∉ Pelantikan kepala Desa oleh bupati/wali kota paling lama

30 (tiga puluh) hari sejak diterbitkan keputusan

pengesahan pengangkatan calon kepala Desa terpilih

dengan urutan acara pelantikan sesuai dengan

ketentuan peraturan perundang-undangan.

Itulah ketiga tahapan dalam pemilihan kepala desa.

Sebagai catatan bahwa, Anda dapat mempersingkat tahap pelaksanaan guna

menghemat waktu dan efesiensi anggaran.

Namun,tahapan yang di persingkat juga harus di atur dalam keputusan Bupati/Walikota.

Artikel Info Pilkades Serentak 2019

Penyusun:

A.Hidayat

Karya Bhakti Kodim 0621 Kabupaten Bogor – Dalam Rangka HUT.TNI Ke 74

Insert – Apel persiapan personil

Karya Bhakti Kodim 0621/Kab.Bogor
Dalam Rangka HUT TNI ke 74.

Sukaraja – Berita3News.com

Dalam rangka menyambut dan mempringati hari ulang tahun Tentara Nasional Indonesia ke 74 (Hut TNI) pada tanggal 5 – Oktober-2019 yang akan datang

Kodim 0621 /Kabupaten Bogor menggelar Karya Bhakti dan Bhakti Sosial pada hari Jum’at 13-September -2019 yang berlangsung di pasar Ciluer Desa Cijujung Kecamatan Sukaraja Kabupaten Bogor

Tepat pukul 7:30.wib, dengan menggelar apel serta pengecekan persiapan para personil yang di pimpin oleh kepala staf kodim (Kasdim 0621/kab.Bogor), Mayor Inf. Samuel Yoga ,yang melibatkan personil gabungan di antaranya ; Batalyon 14 grup 1 kopassus sebanyak 15 orang ,
Bataliyon Armed 10 15 orang ,Denhub Kostrad 21 orang , Hub Para raider 10 orang , yonkes Kostrad 16 ,Bekang Kostrad 27 , Pom 5 orang , Koramil yang merupakan Jajaran Kodim Kabupaten Bogor sebanyak 50 orang pesonil , Polsek sukaraja 15 orang , Pol PP : 30 orang , Ormas FKPPI 10 orang ,
Sinergitas pasar Tohaga 12 orang , Linmas 10 orang ,Pelajar 50 orang ,dengan demikian kegiatan ini melibatkan sebanyak 275 orang personil.

Pada kesempatan ini kasdim dalam sambutannya sekaligus menandai di mulainya kegiatan karya bhakti serta bhakti sosial menyampaikan ,”

” Pada hari ini kita bersyukur pada Allah SWT bisa berkumpul dalam kegiatan karya bhakti dan bhakti sosial dalam memperingati Hut TNI yang ke 74 ,
Karna Kebersihan adalah sebagian dari iman, untuk Itu mari kita menjaga kebersihan lingkungan kita dari sampah ,”Tegasnya.

” Permasalahan sampah ini bukan hanya kita pribadi, Tapi permasalahan sampah ini sudah masalah semua yang tinggal di bumi dan sudah menjadi masalah internasional ,” Tandasnya lagi.

Insert – Karya Bhakti TNI

“Permasalahan sampah itu tidak bisa hanya kita lihat , kita foto dan kita selfi, sampah itu tidak akan hilang, namun harus ada aksen nyata ,Nah dengan kegiatan pembersihan ini di harapkan sinergitas TNI-Polri dan masyarakat , dan semoga kita bisa menyebarkan virus yang bermanfaat bagi masyarakat, tapi virus yang baik dengan membersihkan sampah di sekitar kita ,” Pungkas Kasdim, Mayor Inf. Samuel Yoga.

Apel pengecekan ini selesai pada pukul 7.50 wib dan dilanjutkan dengan pembagian tugas sektor pembersihan di area pasar Ciluer Desa Cijujung Kecamatan Sukaraja Kabupaten Bogor.
(Rb/ecal )