Penggunaan Skala Prioritas APBD Kabupaten Bogor

Berita3News.com

Pamijahan – Bogor

M.Rizky, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bogor

Mengatakan kepada media mengenai anggaran APBD yang harus digunakan dalam skala prioritas penggunaan anggaran untuk hidup orang banyak khususnya masyarakat kabupaten Bogor dalam penggunaan anggaran harus lebih melihat kebutuhan yang lebih utama bagi masyarakat.

Hal ini di terkait dengan temuan wakil rakyat yang turun langsung ke lapangan dalam menyikapi penggunaan anggaran yang dapat di nikmati langsung bagi kepentingan masyarakat.

Pasalnya dengan adanya pembangunan jalan di lokasi Kawasan Taman Nasional Gunung Halimun Salak II (TNGHS) yang merupakan wilayah konserpasi alam di bawah kementrian Kehutanan yang membawahi Taman Nasional Gunung Halimun Salak.

Pada kunjungannya telah menemukan alokasi anggaran pembangunan infrastruktur jalan yang seharusnya di alokasikan ke wilayah – wilayah yang memang membutuhkan sarana perbaikan jalan. Setelah di lokasi,” M.Rizky, mengatakan, saya tidak habis pikir masih banyak ruas jalan dikabupaten bogor yang menjadi prioritas, untuk di bangun ruas jalan. dibandingkan jalan didalam kawasan TNGHS tersebut, padahal masyarakat adalah pemegang hak atas penggunaan anggaran belanja daerah untuk di belanjakan khusus kebutuhan dan kepentingan masyarakat kabupaten Bogor, APBD kan tuannya masyarakat.

Insert- M.Rizky. Anggota DPRD. Partai Gerindra

Serta adanya sidak dari Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bogor, M. Rizky pada tahun lalu, yang langsung turun ke lokasi Kawasan TNGHS II terkait adanya anggaran APBD yang tidak tepat pada sasaran.

Dalam APBD 2018 Kabupaten Bogor telah tertuang dalam uraian alokasi penggunaan anggaran.

Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Pemerintah Kabupaten Bogor Tahun Anggaran 2019

Kabupaten Bogor

Dalam upaya mencapai sasaran prioritas pembangunan Pemerintah Kabupaten Bogor Tahun Anggaran
2019, yaitu:

1. Mengembangkan potensi ekonomi kewilayahan terintegrasi

2. Meningkatkan upaya pengentasan kemiskinan terpadu

3. Mengembangkan koordinasi pembangunan wilayah berbasis green development

4. Meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Berikut digambarkan ringkasan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (R-APBD) Kabupaten Bogor Tahun Anggaran 2019:

Dalam R-APBD Tahun Anggaran 2019 tersebut, proporsi antara belanja publik dan belanja aparatur, digambarkan sebagai berikut:

Demikian Rancangan APBD Kabupaten Bogor Tahun Anggaran 2019 ini disampaikan untuk diketahui oleh
masyarakat.

 

M.Rizky, mengatakan bahwa dirinya sebagai anggota dewan perwakilan DPRD.kabupaten Bogor, telah turun langsung ke lokasi, dan telah menemukan penyalagunaan penempatan anggaran pembangunan jalan yang seharusnya untuk lebih di utamakan untuk kepentingan masyarakat kabupaten Bogor.

Saya pernah turun langsung untuk mengecek pembangunan yang kedua dengan Anggaran pun sudah ada, pada Anggaran Pendapatan Dan Belanja Daerah (APBD) kurang lebih 1,8 M. dan saya cegah karena saya tidak mau kesalahan yang kedua kalinya”, ungkap M. Rizky. Saat ditemui awak media, Rabu (8/5/2019)

 

Reporter:

A.Hidayat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *